Di Indonesia, risiko penyakit kardiovaskular masih menjadi perhatian serius. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi penyakit jantung di tanah air mencapai 1,5 persen, yang berarti sekitar 15 dari 1.000 penduduk mengalami masalah ini. Bahkan, Kementerian Kesehatan mencatat bahwa jantung iskemik, atau serangan jantung, merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi, menyumbang lebih dari 14 persen dari total fatalitas nasional.
Kondisi ini menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan yang harus diambil oleh masyarakat. Salah satu cara yang paling efektif dan terjangkau adalah melalui aktivitas fisik teratur, seperti senam jantung sehat. Pada Minggu, 15 Februari 2026, ratusan warga Kelurahan Marga Mulya, Bekasi, berkumpul di area Dragon Bekasi untuk mengikuti kegiatan ini.
Pentingnya Senam Jantung Sehat
Kegiatan senam jantung sehat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan otot jantung. Berbeda dengan senam biasa, senam ini dirancang dengan gerakan yang fokus pada penggunaan otot-otot besar, kelenturan sendi, dan pengoptimalan asupan oksigen. Andrew Susanto, Komisaris Utama Holywings Group dan Ketua Program CSR Holywings Peduli, menyampaikan bahwa pola hidup aktif sangat penting untuk masa depan. Ia percaya, menjaga kesehatan jantung harus dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Melalui Senam Jantung Sehat, Holywings Peduli ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan mengajak semua orang untuk mulai menjaga jantungnya dari hal-hal sederhana, seperti rutin bergerak dan berolahraga,” tutur Andrew dalam keterangannya.
Struktur dan Manfaat Senam Jantung Sehat
Senam jantung sehat ini dipandu oleh instruktur profesional dengan intensitas yang disesuaikan untuk semua kelompok umur. Latihan ini memiliki struktur seri yang terjadwal dan sering kali disertai dengan iringan musik yang memiliki tempo hingga 145 ketukan per menit (BPM) pada sesi inti, sehingga dapat memacu pompa jantung secara stabil namun tetap aman bagi lansia dan mereka yang memiliki riwayat kesehatan tertentu.
Manfaat dari senam ini langsung dirasakan oleh para peserta. Rina, seorang peserta berusia 45 tahun, mengaku bahwa gerakan yang diberikan sangat sesuai dengan kebutuhannya untuk tetap bugar di usia kepala empat. “Senamnya seru, gerakannya pas untuk semua usia. Saya merasa lebih segar,” ungkap Rina.
Sementara itu, Andi, yang berusia 38 tahun, merasa bahwa kegiatan olahraga bersama ini dapat memotivasi dirinya untuk mengubah gaya hidup yang kurang aktif. “Acara ini bukan sekadar olahraga, tapi juga motivasi buat kami untuk rutin bergerak dan menjaga kesehatan jantung di tengah aktivitas harian,” tambahnya.
Kegiatan Interaktif yang Menarik
Selain sesi senam, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan interaktif. Peserta dapat menikmati permainan lempar bola dan estafet gelas yang menambah keseruan. Untuk semakin memeriahkan suasana, panitia juga memberikan berbagai apresiasi, mulai dari paket sembako, telepon seluler, hingga voucher makan bagi para peserta.
Upaya promotif melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat membantu menekan angka penyakit kardiovaskular di tingkat akar rumput. Dengan mengedukasi masyarakat, kita bisa menyebarkan pesan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.
Insight Praktis untuk Kita Semua
Mengadopsi gaya hidup sehat dan aktif tidak hanya penting untuk kesehatan jantung, tetapi juga untuk kesejahteraan secara keseluruhan. Mulailah dengan langkah kecil, seperti rutin berolahraga, menjaga pola makan yang sehat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan melakukan semua ini, kita bisa bersama-sama mencegah penyakit kardiovaskular sejak dini.
Kesimpulan
Penyakit kardiovaskular menjadi tantangan serius di Indonesia. Namun, melalui kegiatan seperti senam jantung sehat, kita bisa mengambil langkah preventif yang efektif dan menyenangkan. Mari kita jaga kesehatan jantung kita dengan aktif bergerak dan berolahraga, serta mengedukasi diri dan orang-orang di sekitar tentang pentingnya pencegahan. Ingat, kesehatan adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga!
